Drabble - TETSUYA (The wind covers you up)

“Tunggu…”

Lelaki itu berbalik, kedua matanya menyipit ketika melihat gadis mungil itu perlahan menujunya.

“Bisakah aku menciumu?” Kata gadis itu. Suara terdengar bergetar terdengar seperti gumpalan permen kapas yang sudah lama dibiarkan dan  jauh didalamnya terdengar sebuah pengharapan.

Lelaki itu tersenyum aneh, dan terlihat akan memalingkan tubuhnya untuk pergi.

“Dengar.. aku akan mati besok, bisakah kau mencium ku? Ah.. tidak, hanya menempelkan bibirmu padaku, apa kau bisa?” Pinta gadis mungil itu. Kini bukan hanya suaranya yang bergetar namun kedua tangan nya sesekali  bergerak sendiri seperti robot yang sedang dikendalikan. Begitu ringkih.

Anak lelaki itu kembali melihat gadis itu. Tubuhnya mungil seperti boneka kelinci berwarna putih. Pipinya memerah selaras dengan syal yang melilit dilehernya. Rambut hitam panjangnya bergerai-gerai mengikuti arah angin.. terlihat jatuh, begitu indah.

“Aku..” dan saat satu kata itu datang, gadis itu melucuncur lebih cepat dari kekuatan cahaya, dengan cepatnya ia menjijitkan tubuhnya menarik kerah seragam anak lelaki itu, dan mencium bibir lelaki itu dengan bibir mungilnya.

“Ah..” lenguh suara anak lelaki itu pelan, sebelah tangan nya menyentuh mulutnya setelah bibir gadis mungil itu terlepas.

Gadis mungil itu kemudian tersenyum, sangat manis bahkan untuk momen ini lelaki itu bertaruh bahwa ia tadi menemukan kelopak-kelopak bunga sakura yang harusnya berjatuhan dua bulan yang lalu tadi tengah menghujani tubuh gadis itu.

“Terimakasih..” Ucapnya, dan ketika ia menunduk, anak lelaki itu melihat sepasang bulir air mata yang jatuh ke tanah membentuk tetesan yang pecah disana.
“Terimakasih sekali lagi, selamat tinggal.” Ucap gadis itu terakhir kali sebelum akhirnya ia pergi dan meninggalkan anak lelaki itu sendirian dengan bayangan kelopak bunga sakura masih menghujani tubuh gadis itu  ketika ia pergi.

Wushhhh~~~ semilir angin memeluk tubuh anak lelaki itu, dan menghantarkan bau tubuh gadis mungil itu sepanjang jalan ia pulang ke rumah.

                                                                      *** *** ***
Anak lelaki itu kini sedang duduk bersama ayahnya disebuah restoran. Keduanya memakai setelan jas yang menawan, dengan sepucuk mawar merah terselip di saku jas abu-abu mereka.

Kepala anak lelaki itu terasa sedikit berputar betapa aroma napas gadis mungil itu masih saja seperti akan membius nya hingga ia mati.

“Kau baik-baik saja?” Tanya ayah nya ketika melihat anak lelaki nya hanya menggelengkan kepalanya dari tadi.

“Tentu saja, aku hanya kurang tidur tadi malam Otou san.” Ucap anak lelaki itu meyakin kan.

Dan perlahan entah mengapa tiba-tiba suara merdu khas musim semi terdengar ditelinga anak lelaki itu samar-samar. Mengalun lembut sampai ia memejamkan matanya, terbuai.

Ia tidak sadar bahwa tamu yang mereka tunggu kini telah berada dihadapan nya, sampai Otou san menepuk pundaknya pelan.

“Hey.. mereka sudah datang, perkenalkan .. Eiji, ini Ryoko dan anak nya Takara. Mereka adalah  keluarga kita yang baru.” Papar Otousan sambil menunjuk dan akhrinya pada Takara. Gadis mungil yang kemarin meminta sebuah ciuman darinya.

                                                                     *** *** ***
Klontang~ Klontang~~

Kini gadis mungil dan anak lelaki itu tengah duduk dibangku belakang rumah baru mereka. Mereka terdiam menikmati senja yang menyinari tubuh mereka, terasa hangat namun seperti ada beribu jarum dalam setiap sinarnya. Awan nya sangat bagus, namun seperti awan di sore hari ketika musim hujan yang mendung yang mengandung petir yang kapan saja siap menggelegar.

Kedua nya hanya terdiam.

“Kau bilang kau akan mati. Hari ini..” Tanya anak lelaki itu akhirnya, tak kuasa membuka mulutnya terasa kering lebih dari ini.

Wussssh~~~ angin kembali berhembus.. menyampurkan semua bayangan-bayangan tentang gadis mungil ini menjadi satu. Semakin nyata. Bukan hanya potongan tentang bibirnya, wangi napasnya atau tubuhnya yang manis tetapi menjadi sebuah kenyataan di semua bayangan khayalan nya.

Mata anak lelaki itu melirik wajah gadis mungil itu perlahan dan begitu ia merasa sangat sakit ketika bayangan kelopak bunga sakura yang sedang jatuh kini ada lagi bercampur dengan wangi musim semi.

“Kau mempermainkan aku!” Seru anak lelaki itu berdiri, ketika merasa otaknya akan segera rusak sebentar lagi.

“Aku memang akan mati.Mungkin aku sudah mati. Hari ini aku baru saja mati, mematikan hati ini yang selalu berkembang dan selalu mencintaimu Eiji, karena kita adalah keluarga sekarang.” Jawab gadis mungil itu dengan masih duduk di kursi. Sepasang kakinya yang pendek ia gerak-gerakan, penghilang rasa ‘sakit’ yang saat ini sedang menjalarinya.

“Kau.. bagaimana bisa?!” Tanya Eiji lagi.

“Bagaimana awalnya aku mencintamu atau aku membunuh cinta itu?”
“Aku tak tahu Eiji, aku hanya mencintai mu begitu saja ketika aku melihatmu meyebrang di zebra cross ketika akan pulang sekolah. Dan aku membunuh cinta ini seperti akan meminum racun. Aku mencoba dan pelan-pelan racun itu akan menyebar, akan membunuh perlahan dan semoga rasa ini hilang.”

Wusssh~~~~ angin kembali berhembus membuat rambut panjang gadis mungil itu bergoyang. Anak lelaki itu perlahan membalikan tubuh menghadapnya.

Wussssh~~~ angin berhembus lebih kencang kali ini menyelimuti tubuh dan sepasang mata mereka yang saling memandang, dan untuk pertama kalinya Eiji hidup di dunia, ia berharap Takara.. gadis mungil yang datang dan mengaduk-aduk persaan nya dengan begitu cepat ini dapat benar-benar mati, hari ini.
                                                                                                                     END~

randooom one. judulnya tetsunya (nama seorang anak lelaki yg berarti bijaksana -(penderitaan) asa nyambung aja sama cerita ini LOL entah dari mana itu. tadi lagi liat2 gambar anime  tumblr yg galau. eh kebayang ini.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Drabble - Booooom like dust

Mataku menatap matamu yang kelam. Seperti melihat ngarai didalam nya. Lama kita saling berpandangan, dan booommmm… seperti ada abu melebur diantara kita, seperti hujan abu vulkanik. Debu-debu itu melayang bergesekan dengan udara, seperti enggan menahan gravitasi yang menariknya.

Begitupula aku, kini.. padamu.

Matamu yang hitam.. begitu kelam seperti ada ngarai didalam nya, berubah menjadi sepasang tangan yang memanggil-memanggil jiwaku untuk bersamamu.

Matamu yang hitam.. begitu kelam seperti ada ngarai didalam nya, berubah menjadi sehamparan ilalang di sore hari  yang dipenuhi ranjau, begitu mematikan.. begitu indah, kombinasi dari dua hal yang bertentangan.

Lalu kulihat tangan mu  bergetar ketika mengambil sebuah rokok dan menyulutnya kemudian.

Setelah itu sepasang matamu semakin menatap ku tajam entah ada apa, dan wuussshhh….. asap mengebul keluar dari mulutmu, menyembur mengusap wajah ku.

Kau tersenyum licik. Aku hanya mengerjeap kemudian kau tertawa-tawa dan pelan memalingkan tubuhmu, menjauh.. pergi meninggalkan aku.
END~
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Sepasang garis yang menjadi terjungkal -Sajak (gaje)

"Sore ini aku menemukan matamu berubah menjadi sepasang garis, seperti kapal yang terjungkal di lautan yang sedang hujan. Aku ditepianya dan mulai tenggelam"
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Malam kesepian

Oke, ini hari  minggu...

hm.. dan untuk pertama kalinya gue ngerasa kesepian, soalnya gue beneran sendirian dirumah -> ah oke sajuh ini begitu atau baru ngeh/inget lah.. gitulah pokoknya.

hm .. asa sedih.. entah ini gue lebay atau gimana cuman, mamah sama si bapa sama mamah ke bandung ikutan acara 4 bulanan si teh unni sama a iki.

terus si nda, alhamdulillah nda udah kerja lagi, tapi tugasnya di pangandaran, atau beberapa bulan ini nda udah ga dirumah lagi soalnya dia tugas di banjar gitulah sekarang dipindah ke pangandaran.

perlahan-lahan.. entah, gue masih ngerasa biasa aja pas ditinggal a iki nikah (otomatis dia pindah rumah dong) tinggal berempat, asik sih aya si nda keneh. apa-apa bareng si nda, meski kangen ke si a iki teh kadang.

gitu aja sampe nda juga ga ada dirumah, tinggal ber tiga.
lumayan sepi.

ga taulah hari ini kan mamah bapa kebandung, nda pulang kerumah.. tapi minggu sore dia udah pulang lagi. hari ini setelah gue pulang dari training (cah elah) gue ngantuk bobo bentar, terus kebangun pas nda pamit mau pulang kepangandaran.

abis salim..
gue sendirian, sampe jam sekarang gue nulis.
mereka belum pulang, dan kabar nda udah nyampe atau belum kepangandaran paling nanti taunya dari si mamah, nda pasti nelepon/sms.

ah.. ini epek pms deh kayaknya, cuman..  mungkin ini bakal terjadi cepat atau lambat dimana.. anak-ananya si mamah bapa bakal punya 'rumah' baru nya dan 'pergi' kesana, ninggalin mereka. gue aja yang masih dirumah kadang ngerasa sepi kangen rumah rame ketika personelnya masih ada. oke a iki suka dateng tiap minggu kok kerumah ^^

jadi intinya... aku tahu rasanya, mamah.. meski nanti (kalo) aku nikah, punya rumah.. tenang aja, aku bakal rajin pulang #fail XD

ah entahlah esensinya apa ini tulisan, cuman nikmatin deh setiap momen yan terjadi di rumah,saat interaksi sama sodara, orang tua.. ^^

pokoknya semangat, semoga mereka pulang selamat, baby a iki sama teh uni sehat.. and please call me oba-chan not ateu, tante or wtv hii~

selamat malam, fighting ~~!
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Sleep over yeay

Yeaay tahun baruuu teroret terootttt -> okay i know for those times.. aku tahu selalu telat nulis di awal tahun, ah biarin yah ini jg baru tanggal 3 ヽ(  ̄д ̄;)ノ

ah apa ya, gue baru pulang abis nginep dong dirumah nya buchou, sama biasa personel juga, Hesty, Adis sama aku. berempat seperti biasa.

agendanya kita nongton pilem, da atuh aku keukeuh pengen liat film Arisan 2.
dan setelah kita solat isya, makan baso (nyumiieehhh) pas mau nyalain kompi, seperti rencana kita sebelumnya kalo mau nginep lagi harus makane skrim walls yg se-ember itu lho~ okay double duch.
ada sih fotonya nanti deh ditambahin disini, entah kenapa twitter web aku rada bitchy. jadi nya aja ke twitter deck. okey maap OOT.

dan yah pas kita liat pilem arisan2 kita jerat-jerit getek gitu liat si rio dewanto, yang mamen macho gitu tapi bisaaaaaaaaaaaaaaa abis jadi gay kayak gitu unyuuuu-unyuu getek kitulah kumaha XD dan kita bilang tante-tante disana dengan segala kehidupan nya cukup absrud buat kita disini -> YAEYALAAH.
tapi gue mengekspektasikan bakal gimana tapi ternyata well.. bukan sok kritikus pilem yang ngerti atau gimana cuman dari pov gue yang awam, gue ga begitu dapet aja gitu feel nya. (watch out i just said about the feeling, and it's relative).

abis itu lanjut deh ke PARFUME...
hoo men gila abis ini, takut sih gue awalnya bisi ada yg sadis atau potong-potongan soalnya si adis sama si buchou udah spoiler-spoiler gitu.... dan entah.. biasa aja menurut aku.
hmm..

abis itu mata udah rada beurat  dan liat hape, O OGOOSSSHH IS ALREADY 1 AM? ━Σ(゚Д゚|||)━
gue kira masih jam 10 lho~
si adis udah golaha golehe gitulah (soalnya die mau ngampus jam 7 pagi bari ga jadi kuliah paginya di cancel), hesty pinggir dia masih sedikit bangun dan yah gitu aja, saat buchou bilang dia mau lanjut liat film HANGOVER, ah gue bilang kalo kuat nongton ga kuat ya tidur.. epekteh ga lama muter BROKE MOUNTAIN, my guess is always rite (so far) pas gue tanya, iya bukan itu ternyata emang BENER. dan o gooshh gue rada nyamanan liat muka asia gitu kalo buat urusan sho ai/yaoi. hmm..
dana ada acara kocak disini tapi di PIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIP aja huhahhahaha.

abis itu... er apalagi yah lupa, pokoknya si adis udah tepar udah bobo, hesty ikutan udah nyungsep di bawah nah nyisa tinggal gue sama si buchou (peliss yah yg tadinya bilang mau tidur cobaaa), biasalah gue bilang PIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIP hahhaha, terus kita nyari-nyari bentar (apa coba) ngobrol deh, tadinya si buchou mau showed off skype nya getooh lah, sekalian juga sih gue pengen liat convo nya si buchou sama PIIIIP nya dia, eh wifi nya rada gajalan gitu yaudah deh kita matiin laptopnya, ngobrol lagiii.. lagi...lagi.... ketawa...ketawa... ngobrol lagii... laggiii ngobrol ketawa.. (anjrit hahrusnya ini dilakukan dengan kabogoh nih bukan sama (≧Д≦).. haha becanda ding, sumpaah kalo kata farida susanty tuh ngobrol sama temen berdua itu momen kebahgiaan kecil i agree with that so DAMN ~!) dan sampai akhirnya adzan awal terdengar.. ya Allah jam 3 sub..uh? and gue bilang ke buchou "lets sleep." dan ga lama si buchou ngomong lagi deh... hauahah salah gue juga make di waro tapi asik sih yaudah deh ngobrol lagi bentar (dari yang tadinya mau sleep) ah ternyata sudahlah gue ngantuk dan kali ini ketika gue bilang "Buchou lets sleep" kita tidur beneran.

paginya ya bangun aja, makan sorabi sama gorengan minum teh... ngobrol lagi sama mereka ber 3.. ha-ha-hihi lagi, setengah 8 kita pulang adis ada kuliah soalnya, seperti pertemuan yang menemukan akhir kita selalu pelukan, buchou mau pulang ke jogja jumat buat UTS, adis juga sih sebenernya jumat udah UAS, hmm gue sama si hesty mah lahh 2 mingguan deui -____________-

semoga nanti buchou februari balik, kita bisa maen lagi berempat O(≧∇≦)O

gue ga tau ada hubungan ya apa dengan tahun baru yang biasanya penuh dengan resolusi, cuman.. mungkin perlahan list-list itu mulai muncul di otak, ga dosa juga ga harus dishare disini, yang penting cara buat ngeraih nya dan semoga pengharapan yang pengen dicapai dapat didengar oleh Allah dan dikabulkan, AMIIN.

fighting for us.. ganbatte ~!!
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Keluar dari dinding-dinding

Hm, jadi gini.. ketika gue lagi diem dikamar eh denger radio terus denger temen gue siaran disana, membuat memori gue menguar ke beberapa tahun lalu ketika masih smp, gue sempet jadi penyiar sekolah -> ini ciyus.

ah anjrot gue kanget siaran, kangeeen sensasi ketika gue muter lagu sambil ngobrol teriak-teriak ga penting, gue kangeeen. Dan dapet ilaham tiba-tiba gue daftar lah singkat ceritanya ke suatu radio di tasikmalaya, di Style Fm. Berbekal dengan niat yang gede dan besar, gue ikutan audisinya dan alhamdulillah lolos, YEY~ gue lolos.

oke, next adalah gue harus di training selama 3 bulan sebelum gue on air.
dan ini masalahnya.

aduh gue bingung tiba-tiba, gue jadi males, gue tau ini pasti gogoda setan. tahu ini kayaknya ujian dari Allah, nguji apakah keinginan gue buat maju ada atau engga.

sumpah yang namanya males tuh males, terlebih men, gue harus ketemu sama orang baru, ga masalah sih cuman entah nih gue rada males aja pas ngumpul-ngumpulnya. ga ada yang salah mereka friendly, tapi kayaknya di gue deh.

setelah berkutat mikir what's wrong with me? gue nemu jawaban nya, kayaknya gue terlalu nyaman di "comfort zone" gue deh. Gue jadi ngerasa asing pas mau nyoba yang baru. gue sumpah ganyaman dengan kondisi ini, tapi mau gimana penyiar kan harus bisa sosialisasi, dan gue ga sebegitu tertutupnya juga, cuman... wajar ga sih ngerasa asing di lingkungan baru?

kalo gue mundur, men asa cape, sayang dengan kerja keras gue yang udah sejauh ini.. dan aku tahu, Allah pasti ngasih jala, dan kemudahanya sejauh ini bukan tanpa sebab. I love you Allah :)

dan tadi malam kayaknya gue harus minta pendapat seseorang buat nyuruh gue berani keluar dari pintu "comfort zone" ini, gue udah berdiri di pintunya gue hanya butuh orang buat nepuk gue dan meyakinkan, gue bisa gue mamapu, dan gue nelepon si buchou. curhat segalanya. Dan Alhamdulillah, masalhanya obviously udah ketauan di gue, gue harus bisa berkembang. Toh salah satu tujuan gue ikutan ini juga kan buat ngembangin life skill gue juga bukan sekedar ikutan "begaul" dan yah, setelah diselingi denganbumbu drama "chinta" #preeet akhirnya aku memutuskan sesuatu.eh bukan memutuskan menyadari sesuatu.

1. I should be brave, i know Allah has opened the way for me, the chance to through this way. And i know Allah trust me. So gue bakal buka diri gue buat ngembangin diri sendiri. Hancurkan semua keraguan, aku bisa, aku mampu, dan Allah always covers Me, amiin :)

2.Dan mengenai "Dia", kata buchou jalanin aja jangan terlalu banyak mikir. Eh iya jadi kepikiran gue kayaknya terlalu dibawa berat, men dia belum ngasih tanda apa-apa meski yah... engga segitunya juga cuman, ga ah sekaran gue cuman mau ngadepin yang ada didepan mata gue. Aku harus hadepin, yang dibelakang kita simpen jadi pengalaman kita, buat hal yang didepan, yang masih samar-samar masih ga tau gimana akan kemana, yah.. tunggu aja waktunya untuk itu. Ah come on Cha, just let it be.. slowly.. pelan-pelan and it won't kill you :) Allah punya rencana, dan segudang kejutan-kejutan buat aku, jadi nikmatin aja.

Oke deh, Alhamdulillah...... semuanya, ayo kita runtuhkan dinding-dingding yang membuat semua hasrat keinginan kita dibelenggu dengan kekhawatiran. Yakin, kita bisa. Bismillahirrahmanirrahimm :)

Fighting people~!!!!! dan eh, makasih buchou, hesty :)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

sajak gajeboo

Matamu terlihat kelabu, disenja yang betaburan dengan hujan,sorot matamu datar seperti sebuah ngarai yang hitam. Dan aku tersesat disana.*

'Hai' katamu,tapi kutemukan hanya jutaan geraman yang tak bersuara.'Hai' lagi katamu dan kudapati tubuhku bergetar sendiri. 'Hai' kataku, dan itu saja.

Suaramu bergetar,seperti daun yang ditimpa hujan.Bergoyang lembut ditelingaku, sayup-sayup terdengar saat mataku terpejam di waktu tidur.



* dan tersesat disana, itu aku dapetnya pas baca sajak punya siapa gitu, maap aku pake. asa bagus.jadinya aja asa pas kalo pake tersesat disana, mantep maap aku udah pakai, semoga dimaapkan.

Nyahaha hasil ke-emo an menghasilkan sajak-sajakan yang aneh dan gaje, ini akibat denger lagu mayudi ayunda yang tahu diri, o gossh that is so beautiful pathetic song, love that :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tahu Diri - Maudy Ayunda | Soundtrack Perahu Kertas





Hai selamat bertemu, lagi..
aku sudah lama menghindarimu,
sialku lah kau ada di sini,

Sungguh tak mudah bagiku,
rasanya tak ingin bernafas lagi,
tegak berdiri, di depanmu kini,
sakitnya menusuki jantung ini,
melawan cinta yang ada di hati..

Dan upayaku tahu diri,
Tak selamanya berhasil,
Pabila kau muncul terus begini,
Tanpa pernah kita bisa bersama,
Pergilah, menghilang sajalah... , Lagi.

Bye, selamat berpisah lagi...
Meski masih ingin memandangimu,
Lebih baik... kau tiada disini,

Sungguh tak mudah bagiku,
Menghentikan segala khayalan gila,
jika kau ada,
dan ku cuma bisa meradang menjadi yang di sisimu,
Membenci nasibku yang tak berubah

Dan upayaku tahu diri,
Tak selamanya berhasil,
Pabila kau muncul terus begini,
Tanpa pernah kita bisa bersama,
Pergilah, menghilang sajalah, ... Lagi.

Berkali kali kau berkata,
Kau cinta tapi tak bisa,

Berkali kali ku telah berjanji, ... Menyerah.

Dan upaya ku tahu diri,
Tak selamanya berhasil,
Dan upayaku tahu diri,
Tak selamanyaa berhasil,
Pabila kau muncul terus begini,
Tanpa pernah kita bisa bersama,

Pergilah (pergilah),
Menghilang sajalah...
Pergilah (pergilah),
Menghilang sajalah...
Pergilah
Menghilang sajalah
Lagi...


PS: ya allah nyelekit banget ini, sumfeeehhh ane zuzur ini clesss banget, asa pengen nangis denger lagu ini, entah kenapa t_t so good ah~
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Dia (lagi)

Ini udah hampir jam 10 malem an, mata udah mulai berat tapi aku masih belom mau tidur.
aku masih pengen maen kompi, nge galau,. negbiarin pikiran aneh di otak aku masi h ngelayang-layang, mencari menebak-nebak hal-hal yang dianggap orang aneh, tapi engga menut aku. -> apa sih.

terus ini lagi dengerin lagu nya Fujita Maiko-Nee, eh enyak juga lhoo~ meloowww~

entah, lagi diem.. inget lagi, dia. dia.

ih, sumpaah kenapa kenapa itu udah hampir 3 tahun, 3 tahun... dan kejadian nya pun ilegal, aku bahkan ga inget kapan lamanya, dan apanya juga yang di hiung emang apa yang udah kejadian? sebell aku ga bisa lupa.

ga sebgitu inget nya juga sih,cuman.. dia, sosok yang paling nempel diotak aku.
dia berhasil jadi sosok yang menuhin semua ekspektasi aku.
hmmmmmmmmmm dia tuh kayak mata air yang ngalir, menuhin wadah dimana aku lagi butuh air buat ngehilangin tempat aku yang kering.

semua pengetahuan kamu, semua tentang hal yang aneh, absrud aku omongin sama kamu tuh kayak yang lagi nepok in nyamuk tau ga, kayak yang keliatan susah tapi itu enteng ->oke gue ga tau perumpaan yang tepat apalagi.

sumpah aku kangen banget pas kita ngomongin soal satanis, tentang,.. apa ya.. semua yang sepele tapi entah kenapa kamu tuh bisa "makan" , nyapluk "ngelahap" semua omongan aku yang aneh, yang bagi sebagian orang tuh ga masuk akal, ga dimengrti..

huuu...........  -____________- aku pengen kayak dulu lagi, aku belom nemu lagi yang kayak kamu. belom lagi.
api aku kadangngerasa kamu tuh kayak pohon tinggi punya banyak cabang, tapi aku kayak rumput dibawah kamu, aku kadangngerasa anak kecil bangett.. jauuuuh banget (padahal kita seumuran)

emang gemini cocok gitu sama bintang kamu?

hrrrr.. musyrik-musrik gue tau, ah tadi liat dia ol di fb, apa.. sekarang ga salah-salah banget ya kalo bilang, "Hey.. aku kangeeen~"
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

When will i marry?



Korean Lyric :

Narang gyeorhonhae jullae
Narang pyeongsaengeul hamkke sallae
Uri duri alkongdalkong seoro saranghamyeo
Na darmeun ai hana neo darmeun ai hana nako
Cheonnyeonmannyeon apeuji malgo nan salgo sipeunde
Soljikhi marhaeseo naega neol deo johahae
Namjawa yeojasaien geuge jotago hadeonde
Naega deo saranghalge naega deo akkyeojulge
Nunmuri nago himi deul ttaemyeon apeul ttaemyeon hamkke apahalge
Pyeongsaengeul saranghalge pyeongsaengeul jikyeojulge
Neomankeum joheun saram mannan geol
Gamsahae maeil neoman saranghago sipeo
Narang gyeorhonhae jullae
Marry me maeiri haengboge gyeowoseo
Gwaensiri naeiri gidae doeneun saram
Waeiri waeiri tteollineun geolkka
Bogo tto bwado naegen jeirin sarang
Geomeunmeori pappuri doel ttae kkaji
Uri duri saengi da kkeutnal ttae kkaji
Sone mureun mutyeodo nune nunmul jeoldae an mutyeo
Neon naui banjjok gaseum nan neoui banjjok gaseum deeo
Sumeul swineun geu sungansungan neol saranghae julkke
Sigani jinaseo jureumi neureonado
Kkok jigeumcheoreom neowana yeongwonhi hamkke hal geoya
Naega deo saranghalge naega deo akkyeojulge
Nunmuri nago himi deul ttaemyeon apeul ttaemyeon hamkke apahalge
Pyeongsaengeul saranghalge pyeongsaengeul jikyeojulge
Neomankeum joheun saram mannan geol
Gamsahae maeil neoman saranghagosipeo
Neoneun machi eoduwotdeon nae sarmeul barkhyeojuneun bit
Bogeulbogeul jjigaesoriro bangyeojuneun jip
Mae mallatdeon nae mame naeryeojuneun bi
Sarangiran cham uimiga damgyeoinneun si
Haneuri jeonghae jun unmyeongui kkeun
Neowa naui mannameun cheonsaengyeonbun
I sesangeul dajundaedo bakkul su eomneun nae sarmen ojik pyeongsaeng neoppun
Naega deo saranghalge naega deo akkyeojulge
Nunmuri nago himi deul ttaemyeon apeul ttaemyeon hamkke apahalge
Pyeongsaengeul saranghalge pyeongsaengeul jikyeojulge
Neomankeum joheun saram mannan geol
Gamsahae maeil neoman saranghagosipeo
Narang gyeorhonhae jullae


ENGLISH~


Will you marry me?
Will you live forever with me?

For loving each other

I want to have children, the one looks like me, another one looks like you

And live together happily for a hundred or a thousand years

I love you more than you love me
And people say that is the best between a man and a woman
I’ll love you more, I’ll protect you
If you're crying, having a hard time and being hurt, I’ll feel it with you
I’ll love you forever, I’ll protect you forever
I want to love only you everyday
I’m thankful that I’ve met someone like you
Will you marry me?
Marry me, there’s a feeling of happiness everyday
And I look forward for tomorrow with you
That's why I'm nervous
You're the best, no matter how much I see you
Until our black hair becomes white
Until our lives end
Even I put water to your hands, I won't put tears in your eyes
You as my half, I as your half
I’ll love you as long as I breathe
When time goes by and we get wrinkles
You and I will be together like now
I’ll love you more, I’ll protect you
If you're crying, having a hard time and being hurt, I’ll feel it with you
I’ll love you forever, I’ll protect you forever
I want to love only you everyday
I’m thankful that I’ve met someone like you
You’re like the light which lightened up my dark life
The sound of soup boiling greeting me
The rain that falls on my thirsty heart
The poem that contains the meaning of love
The string of destiny that the heavens have allowed
The meeting between you and I was meant to be
You’ll be irreplaceable even if I was given the whole world
You’ll be the only person in my life forever
If you're crying, having a hard time and being hurt, I’ll feel it with you
I’ll love you forever, I’ll protect you forever
I want to love only you everyday
I’m thankful that I’ve met someone like you
Will you marry me?

***

Hahaha abis nonton drama "Gentelman Dignity" (lagi, abis bosen) eh past part terakhirnya tuh si Kim Do Jin nya (Jang Dong Gun) tuh nge propose nya pake lagu ini, eh ga sengaja kebaca translitan nya,

"I want to have children, the one looks like me, another one looks like you"

haha ih, apa ya, meski aku ga tau aku bakal nikah kapan, sama siapa, atau gimana sebenrnya nikah itu cuman.. pas baca liriknya, ih manis.

bayangin pas aku ngelahirin anak, ngeliatin dia.. pemikirian ini ngegelitik aku.

Dia (anak aku, anak kita -> entah siapa nanti XD), aku liatin.. aaah ini anak aku, campuran dari aku, dari suami aku :3 aah serius jadi DIA !
haha ih gaje ya? biarinn~~

perasaan amazing mungkin ya (meski aku jg gatau gimana) cuman, ya dari dua jiwa jadi satu ngasilin anak, anak kita !! -> okay okay~~ (??)

seriusss, dan ini.. hh.. how i can tell this, but.. lagi-lagi semua hal yang berputar mengenai takdir, sampe hal ini merujuk satu nama yang sama, yang aku pikirin pas baca buku Farida Susanty yang "Karena kita tidak kenal" (yang aku jg udh tulis sih mengenai ini disini)~~ aneh ya? aneh banget.

haha ^^
how could it be him (again) XD~ kebayang kalo kita lagi jalan, dia ditengah, pegang tangan aku sama tangan anak kita (euuh ciyusss) kayak dibawah ini haha, tapi akunya ga nangis kayak diadegan "Next to you gini" XD aaahhh ini part favorite aku ^^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS